Buleleng – Operasi Keselamatan 2025 yang dilaksanakan oleh Polres Buleleng resmi berakhir pada tanggal 24 Februari 2025. Dalam evaluasi hasil operasi, Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Buleleng menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi berjalan dengan baik dan lancar berkat kerja keras seluruh Satgas yang terlibat serta kolaborasi yang solid dengan instansi terkait. (Selasa, 25/02/2025)
Selama pelaksanaan Ops Keselamatan 2025, Polres Buleleng menitikberatkan pada upaya preventif dan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas. Dalam kegiatan ini, berbagai pelanggaran lalu lintas telah ditindak secara teguran simpatik serta melalui sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) statis.
Dari hasil evaluasi, tercatat 20 kasus kecelakaan lalu lintas di luar Target Operasi (TO) yang menyebabkan 32 orang mengalami luka ringan dengan total kerugian materiil sebesar Rp. 8.400.000,-.
Di antara 20 kasus tersebut, terdapat 3 kasus menonjol yang menjadi perhatian, yaitu:
Satu kasus kecelakaan yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA).
Dua kasus lainnya yang melibatkan aparat negara.
Kasat Lantas Polres Buleleng menegaskan bahwa meskipun operasi telah berakhir, upaya penegakan hukum dan edukasi kepada masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Buleleng.
"Kami mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung kelancaran Ops Keselamatan 2025. Ke depan, kami akan terus bersinergi untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Buleleng," tutupnya.