Buleleng — Respons cepat jajaran kepolisian kembali menyelamatkan nyawa warga. Seorang perempuan berhasil dicegah dari aksi percobaan bunuh diri setelah laporan masyarakat masuk melalui layanan darurat 110 Polri.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 6 April 2026 sekitar pukul 23.30 Wita di kawasan Jalan Raya Gempol, tepatnya di sekitar jembatan wilayah Banyuning, Singaraja.
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, atas seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, S.I.K., M.Si., M.T., M.Sc. saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa laporan awal diterima dari masyarakat atas nama Indra. “Laporan masuk melalui layanan 110 terkait adanya dugaan percobaan bunuh diri di wilayah Jalan Gempol Singaraja. Personel segera kami kerahkan untuk melakukan pengecekan ke lokasi,” ungkapnya, Selasa (7/4/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut Pamapta III Polres Buleleng IPDA Arjuna Tri Prasetyo bersama piket UKL Polsek Singaraja, Unit Reaksi Cepat (URC), serta unit patroli Polres langsung menuju lokasi kejadian. Setibanya di TKP, petugas melakukan penelusuran dan menemukan seorang perempuan berinisial KMA yang diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan.
“Korban diduga mengalami depresi sehingga mencoba melakukan aksi tersebut. Beruntung petugas cepat tiba di lokasi dan berhasil mengamankan yang bersangkutan,” terang IPTU Yohana.
Petugas kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke Polres Buleleng untuk mendapatkan penanganan awal, termasuk upaya menenangkan kondisi psikologis korban.
Selain itu, pihak kepolisian juga segera menghubungi keluarga korban untuk penanganan lebih lanjut. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan dan pencegahan agar korban tidak kembali melakukan tindakan yang membahayakan dirinya.
IPTU Yohana menegaskan bahwa kejadian ini menjadi bukti pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan situasi darurat melalui layanan 110 Polri.
“Laporan masyarakat sangat membantu kami dalam bertindak cepat di lapangan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kejadian darurat melalui layanan 110,” tegasnya.
Polisi juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama terhadap individu yang menunjukkan tanda-tanda depresi atau tekanan psikologis terutama di tempat-tempat rawan bunuh diri. Penanganan cepat dan kepedulian bersama dinilai menjadi kunci dalam mencegah terjadinya tindakan yang membahayakan nyawa tersebut.