SINGARAJA – Suasana demokratis menyelimuti Banjar Adat Penarukan, Kelurahan Penarukan, pada Minggu pagi (19/4). Personel Polsek Singaraja melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Penarukan, Aiptu Putu Adi Guna, bersinergi dengan tokoh pengamanan adat (Pecalang) melaksanakan pengamanan ketat dalam acara Ngadegang (Pemilihan) Klian Banjar Adat Penarungan untuk masa bakti 2026–2031.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA ini dipimpin oleh Ketua Panitia Pemilihan, Ketut Darmawan. Sebanyak 459 warga (krama) terdaftar sebagai pemilih yang menyalurkan hak suaranya dengan metode penulisan nomor urut calon pada surat suara.
Terdapat tiga kandidat putra terbaik daerah yang berkompetisi dalam pemilihan ini, yaitu:
1. Ketut Kacerita (Nomor Urut 1)
2. Putu Bagiana (Nomor Urut 2)
3. Kadek Arimbawa (Nomor Urut 3)
Di sela-sela pemantauan logistik dan alur pemilihan, Aiptu Putu Adi Guna menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan warga yang hadir. Ia memberikan himbauan agar seluruh tahapan pemilihan berjalan dengan kepala dingin dan menjunjung tinggi rasa persaudaraan.
"Kami mengajak seluruh krama yang hadir untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Berbeda pilihan adalah hal biasa, namun menjaga keamanan dan kerukunan di wilayah Penarukan adalah yang utama," ujar Aiptu Putu Adi Guna.
Kehadiran personel kepolisian bersama Pecalang di lokasi bertujuan untuk memberikan rasa aman serta memastikan tidak ada gangguan yang dapat menghambat jalannya proses administrasi adat tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemungutan suara berlangsung dengan tertib. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah-tengah kegiatan adat ini merupakan bentuk nyata pelayanan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat kelurahan, khususnya di wilayah hukum Polsek Singaraja.